Peringatan Hari Pangan Seduni (HPS) tahun 2012

Pangan adalah kebutuhan seluruh rakyat dan juga pangan sebagai hak dasar rakyat yang harus dipenuhi oleh Negara. Definisi pangan menurut Peraturan Pemerintah RI nomor 28 tahun 2004 adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati dan air, baik yang diolah maupun yang tidak diolah, yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia, termasuk bahan tambahan pangan, bahan baku pangan, dan bahan lain yang digunakan dalam proses penyiapan, pengolahan dan atau pembuatan makanan atau minuman. Pemerintah sebagai pemangku kepentingan utama dalam penyediaan pangan untuk rakyat sebenarnya sudah melakukan sebagian tanggung jawabnya dalam memenuhi kebutuhan rakyat atas pangan, namun pemenuhan kebutuhan ini terkadang justru menjadi ancaman bagi terciptanya kedaulatan rakyat atas pangan. Dengan dalih ketahanan pangan, pemerintah dengan mudah memasukkan pangan import yang sebenarnya sudah dimiliki dan dihasilkan sendiri oleh petani. Contoh nyata masuknya wortel import di pasar tradisional Cepogo yang langsung menjatuhkan harga wortel local yang dihasilkan petani setempat, masih banyak contoh contoh produk lainnya seperti import beras, import buah, import kedelai dan lain sebagainya. Beras untuk rakyat miskin atau biasa dengan disebut Raskin salah satu contoh kebijakan pemerintah pusat yang niatnya untuk memnuhi kebutuhan pangan rakyat namun yang terjadi justru “penghancuran” petani (khusunya petani padi) secara perlahan. Kebijakan Raskin diberikan kepada seluruh masyarakat miskin di Indonesia tanpa mempertimbangkan keseharian mereka makan apa, hal ini yang secara perlahan ikut memberikan kontribusi beralihnya atau tergusurnya pangan local non beras oleh komoditas pangan yang bernama beras.

Keanekaragaman pangan sebagai salah satu dari 4 pilar kedaulatan pangan sudah tidak dikuasai lagi oleh rakyat, celakanya generasi muda dan anak-anak bahkan sudah tidak mengenal lagi jenis-jenis pangan local. Badan Ketahanan Pangan di tingkat kabupaten beberapa programnya sudah mulai mengenalkan jenis dan manfaat dari pangan-pangan local yang masih dikuasai atau masih bias ditemua di masyarakat juga mengenalkan juga cara budi dayanya. Dalam peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) tahun 2012 ini kami Forum Perempuan Boyolali (FPB), Jaringan Tani Lestari (JATARI), Lestari Mandiri (LESMAN) sebagai bagian dari elemen masyarakat Boyolali berencana akan ikut serta mengkampanyekan atau menyebarluaskan perihal pangan-pangan local non beras melalui event Hari Pangan Seduni (HPS) dalam berbagai bentuk kegiatan. HPS setiap tahunnya diperingati oleh Negara-negara anggota FAO, dimana tema nasional tahun ini adalah “Agroindustri Berbasis Kemitraan Petani menuju Kemandirian Pangan”. Peringatan-peringatan ini dimaksudkan untuk selalu mengingatkan arti penting pangan bagi masyarakat dunia. Boyolali sebagai daerah yang mempunyai potensi pangan local non beras yang sangat banyak mesti terus menerus diingatkan untuk tidak meniggalkan pangan local supaya tidak tergantung dengan beras terlalu berlebihan, dengan mempunyai banyak alternative pangan selain beras maka sebagian dari  pilar kedaulatan pangan kita sudah kita dapat tinggal 3 pilar yang lain yaitu penguasaan sumber-sumber agraria termasuk benih dan air, pola produksi dengan system pertanian organic dan menciptakan pasar yang adil.
Peringatan HPS yang diinisiasi oleh FPB, JATARI dan LESMAN tahun ini akan melibatkan anak-anak sekolah untuk terlibat dalam peringatan ini. Pelibatan anak-anak ini untuk menumbuhkan generasi muda yang peduli akan pangan. Pelibatan anak-anak ini berdasarkan keprihatinan kami akan pengenalan anak-anak terhadap pangan local semakin hilang digusur oleh makanan pabrikan yang semakin gencar “menyerang” melalui iklan-iklan yang secara massif terus tayang di televise.

Kegiatan ini akan diselenggarakan pada :
Hari/tanggal        : Sabtu/20 Oktober 2012
J a m                 : dimulai pukul 09.00 – selesai
Tempat             : Gedung Sengosewayan  Jl. Merapi No. 34 Boyolali

Sumber : http://www.lestarimandiri.org/en/home/news-archive/383-hari-pangan-sedunia-.html

Leave a Reply

COMMENTS