Badan Pusat Statistik mencatat jumlah petani mengalami penyusutan sebanyak lima juta rumah tangga petani. Usia petani pun sudah menua, sebanyak 60,8 persen berusia diatas 45 tahun dengan pendidikan hanya tingkat SD, dan kapasitas menerapkan teknologi baru yang rendah. Sementara proses regenerasi berjalan sangat lambat terutama pada sektor tanaman pangan. generasi muda menjadikan sektor pertanian bukan sebagai pilihan dan lebih memilih bekerja di sektor industri.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran profil keluarga petani pada usaha tani padi dan hortikultura serta menganalisis faktor-faktor yang memperngaruhi minat generasi pemuda menjadi petani.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis tanaman yang diusahakan berhubungan dengan minat orang tua untuk menjadikan anaknya sebagai petani. Secara umum responden orang tua usaha tani padi tidak menginginkan anaknya menjadi petani, Sementara petani hortikultura lebih banyak yang menginginkan anaknya menjadi petani. Perbedaan keinginan akan regenerasi di kalangan orang tua ini berkaitan dengan tingkat kesejahteraan yang ditunjukkan oleh keuntungan atau pendapatan bersih per musim. Kesejahteraan petani hortikultura lebih tinggi di banding petani padi karena keuntungan bersih petani hortikultura lebih tinggi dibandingkan dengan keuntungan yang didapat oleh petani padi.

Faktor yang berhubungan nyata dengan minat orang tua menjadikan anaknya petani pada usaha tani padi adalah kepemilikan lahan dan pola penjualan hasil panen. Sementara pada reponden orang tua usaha tani hortikultura variabel yang berpengaruh terhadap minat adalah penghasilan bersih dan pengalaman diajarkan bertani oleh orang tua.

Faktor yang berhubungan dengan minat menjadi petani pada repsonden anak petani padi adalah demografi (jenis kelamin, tingkat pendidikan dan aktivitas utama), kepemilikan alat transportasi, ketertarikan dan cita-cita menjadi petani serta pendapat tentang kondisi dunia pertanian dan regenerasi sekarang. Adapun variabel yang berhubungan dengan minat pada reponden anak petani hortikultura adalah demografi (jenis kelamin dan aktivitas utama), ketertarikan dan cita-cita menjadi petani serta pengetahuan tentang regenerasi petani.

>> Laporan hasil riset dapat didownload disini

KAJIAN REGENERASI PETANI
Pada Keluarga Petani Padi dan Hortikultura
November 2015

Peneliti Utama: Dr. Suryo Wiyono, M.Sc Agr
Tim Peneliti: Masbantar Sangadji, Muhammad Ulil Ahsan, Said Abdullah

Penelitian dilakukan oleh:
Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP)

Bekerjasama dengan:
Direktorat Kajian Strategis dan Kebijakan Pertanian, Institut Pertanian Bogor

Didukung oleh:
Oxfam Indonesia

One Response so far.

  1. Ya, orang-orang tahunya memang anak muda itu pada nggak mau jadi petani, tetapi fakta dilapangan justru orang tua yang berprofesi sebagai petani sendiri yang tidak ingin anaknya ikut susah dengan menjadi petani

Leave a Reply

COMMENTS